Lembaga Pengawasan Hukum & Birokrasi Indonesia - LPHBI

Lembaga Pengawasan Hukum & Birokrasi Indonesia - LPHBI Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Lembaga Pengawasan Hukum & Birokrasi Indonesia - LPHBI, Estate agent, Jalan Melon 134 Mundu Caturtunggal sleman, Yogyakarta City.

  # LP-HBI
19/02/2022


# LP-HBI

*Penjualan Properti Bakal Meningkat Hingga Akhir 2017*JAKARTA - Indonesia Property Watch (IPW) mencatat jumlah unit prop...
31/10/2017

*Penjualan Properti Bakal Meningkat Hingga Akhir 2017*

JAKARTA - Indonesia Property Watch (IPW) mencatat jumlah unit properti yang terjual pada triwulan I 2017 tumbuh 5,7 persen. Angka itu lebih baik dibandingkan triwulan I di 2016 yang melambat sampai minus 24 persen.

Direktur Eksekutif IPW Ali Tranghanda memaparkan sejumlah kalangan meyakini bisnis properti akan bertumbuh lebih baik di semester II 2017.

Hal ini tidak terlepas dari membaiknya indikator perekonomian yang terus mendukung pertumbuhan bisnis properti.
"Pasar properti nasional yang sehat dan solid dengan keseimbangan antara semua segmen masyarakat," ujar Ali di Jakarta, Senin (18/9/2017).

Ali menyebut banyak langkah pemerintah yang merangsang pertumbuhan di sektor properti.

Dalam hal ini adanya relaksasi loan to value (LTV) dari Bank Indonesia, pemangkasan perizinan, pemotongan PPh final, suku bunga KPR yang cenderung menurun, dan amnesti pajak.

Sedangkan hunian yang diincar masyarakat saat ini menurut Ali adalah rumah tapak murah dan rumah kelas menengah. Penjualan kedua segmen properti itu kata Ali akan terus tumbuh sampai akhir 2017.

“Kenaikan terbesar terjadi di segmen menengah yang diperkirakan akan tetap menjadi primadona di sepanjang tahun 2017," ungkap Ali.

---Kabar Properti Indonesia---
Silahkan S**A / BAGIKAN bila bermanfaat (y)

Indonesia Property Watch (IPW) mencatat jumlah unit properti yang terjual pada triwulan I 2017 tumbuh 5,7 persen

*Sektor Properti Diprediksi Jadi Penyokong Ekonomi Indonesia 2018*KompasProperti -Indonesia diperkirakan masih akan diha...
28/10/2017

*Sektor Properti Diprediksi Jadi Penyokong Ekonomi Indonesia 2018*

KompasProperti -
Indonesia diperkirakan masih akan dihadapkan pada tantangan perekonomian yang cukup berat pada tahun 2018. Meski ada pertumbuhan ekonomi, namun diprediksi nilainya tidak terlalu tinggi dan dibawah ekspektasi.

Menurut Pengamat Ekonomi dari Unika Atma Jaya, Agustinus Prasetyantoko, ada dua hal yang mempengaruhi sektor perekonomian Indonesia, yaitu harga barang komoditas dan kondisi perekonomian global.

"Ekonomi domestik masih sangat dominan dipengaruhi oleh komoditas. Dan itu, makanya naik turunnya harga komoditass di tingkat global, berpengaruh terhadap dinamika ekonomi domestik," kata dia saat diskusi Rumah.com Property Outlook 2018 di Jakarta, Kamis (19/10/2017).

Pemerintah, menurut dia, sebenarnya sudah mulai mengurangi ketergantungan ekonomi Indonesia dari sektor komoditas ke sektor industri dan manufaktur. Caranya, yaitu dengan membangun infrastruktur secara masif di berbagai wilayah.

Namun, resesi ekonomi global, kata Agustinus, yang terjadi beberapa waktu lalu juga memberikan imbas terhadap pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

Dana Moneter International atau International Moetary Fund (IMF) pada April 2016 lalu mengeluarkan laporan tiga bulanan mereka bertajuk 'Too Slow For Too Long'.

Laporan itu berisi kinerja perekonomian global yang kurang positif dan diprediksi akan terjadi dalam kurun waktu yang cukup lama.

"Sampai kapan? Tidak akan ada yang tahu," kata dia.

Setahun kemudian, IMF kembali mengeluarkan laporan pada April 2017 yang bertajuk 'Gaining Momentum', setelah diketahui kondisi perekonomian global mulai membaik. Kondisi tersebut juga ditegaskan dalam laporan pada Juli 2017 yang berjudul 'A Firming Recovery'.

Agustinus memprediksi, tren ekonomi secara global akan mengalami kenaikan. Hingga akhir 2017, diperkirakan pertumbuhan ekonomi secara global mencapai 3,5 persen dan 3,6 persen pada tahun depan.

Sementara, bagi negara-negara berkembang, pertumbuhan rata-rata diperkirakan dapat mencapai 4,6 persen pada tahun ini dan 4,8 persen pada tahun depan.

"Intinya secara global, kalaupun proyeksinya optimistik dan diproyeksikan akan terus membaik, pun dalam angka yang relatif rendah," kata dia.

Ditopang properti

Sektor properti memiliki peranan penting dalam mendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia. Hal itu tidak terlepas dari keberadaan industri turunan yang ada di dalam sektor tersebut.

Sebagai gambaran, dalam membangun sebuah rumah, pengembang tentu akan bekerja sama dengan beragam industri lainnya, mulai dari semen, besi, pasir, kaca dan lainnya. Setidaknya, ada sekitar 170 industri turunan yang berada di dalam sektor properti.

"Jadi sektor perumahan, properti, merupakan salah satu yang menyokong (perekonomian. Untuk bisa sampai ke sana, yang bisa diharapkan, industri masih tetep bisa tumbuh meski tidak bisa diharapkan terlalu tinggi," kata dia.

Sementara itu, Head of Marketing Rumah.com Ike Hamdan mengatakan, suplai properti, terutama pada sektor residensial diperkirakan meningkat pada 2018.

Hal itu tidak terlepas dari sejumlah kebijakan pemerintah yang berdampak positif pad aoptimisme terhadap target pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kondisi ekonomi diperkirakan akan stabil hingga akhir tahun jika pemerintah tetap konsisten menjalankan kebijakan yang berlaku," kata dia.

Hanya, ia menambahkan, yang perlu diwaspadai yaitu peristiwa tahunan yang akan terjadi pada tahun depan, seperti natal, libur akhir tahun, dan idul fitri. Serta peristiwa politik yang terjadi sepanjang tahun, yaitu Pilkada 2018 dan jelan pemilihan Presiden 2019.

---Please Like / Share bila bermanfaat---
"Kabar Properti indonesia"

Sektor properti memiliki 170 industri komoditas turunan yang jadi mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

*Lippo: Sejak Diluncurkan, Pra Penjualan Meikarta Capai Rp 4,9 Triliun*KompasProperti - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) men...
25/10/2017

*Lippo: Sejak Diluncurkan, Pra Penjualan Meikarta Capai Rp 4,9 Triliun*

KompasProperti - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mengklaim sejak diluncurkan pada Mei lalu, proyek Meikarta telah menghasilkan pra penjualan sebesar Rp 4,9 triliun sehingga total pra penjualan selama 9 bulan tahun 2017 menjadi Rp 5,4 triliun.

Demikian laporan yang diumumkan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), Senin (23/10/2017). Sementara itu, rencana akuisisi bersama atas Lippo Plaza Jogya dan Siloam Hospitals Yogyakarta oleh LMIRT dan First REIT akan kembali dilaksanakan. Total estimasi dari akuisisi itu senilai Rp 834,6 miliar.

"Di tengah pelemahan pasar kami telah memutarbalik tren dengan meluncurkan Meikarta di Cikarang sebagai jantung industri kita. Dalam waktu 4 bulan sejak kami luncurkan pertengahan Mei kemarin proyek ini sudah menghasilkan pra penjualan Rp 4,9 triliun sehingga total pra penjualan selama sembilan bulan di 2017 ini menjadi Rp 5,4 triliun dan ini angka pra penjualan tertinggi sepanjang sejarah LPKR," ujar Presiden Direktur LPKR, Ketut Budi Wijaya, Senin, (23/10/2017).

Ketut mengaku optimistis pasar properti Indonesia akan mulai pulih pada akhir 2017 nanti. Optimisme itu mekin menguat untuk kinerja LPKR, lantaran menurut Ketut, model bisnis recycling capital LPKR telah berjalan dengan baik.

"Karena akuisisi Siloam Hospitals Buton oleh First REIT telah tuntas dan penjualan properti di Yogyakarta akan kembali kami laksanakan," kata Ketut.

LMIRT dan First REIT memang telah menandatangani akta Usaha Bersama untuk rencana akuisisi bersama properti di Yogyakarta. Properti itu terdiri dari mal ritel yang dikenal sebagai Lippo Plaza Jogya dan komponen rumah sakit yang dikenal sebagai Siloam Hospitals Yogyakarta .

"LPJ akan diakuisisi dengan nilai 61,1 juta dolar Singapura dan Siloam senilai 27,28 juta," tutur Ketut.

LPKR mengklaim prapenjualan Meikarta sejak diluncurkan Mei lalu sebesar Rp 4,9 triliun. Total prapenjualan LPKR selama 9 bulan ini Rp 5,4 triliun.

Address

Jalan Melon 134 Mundu Caturtunggal Sleman
Yogyakarta City
55281

Telephone

081213224525

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Lembaga Pengawasan Hukum & Birokrasi Indonesia - LPHBI posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category