16/01/2019
TIPS MEMILIKI RUMAH SEBELUM USIA 30-AN
Tips 1, 2, & 3 dibaca dulu Sahabat, agar lengkap informasinya.
π§°π§°π§°π§°π§°π§°π§°π§°π§°π§°π§°π§°π§°π§°π§°π§°
4οΈβ£ Hidup hemat. Buat skala prioritas berdasarkan kebutuhan, bukan keinginan
Poin ke empat ini adalah inti dari semuanya, untuk bisa membeli rumah, atau membeli apapun juga.
π΅π΅π΅
Butuh, bukan ingin
Contoh yang paling mudah adalah bila emak-emak atau mba-mba pergi ke toko pakaian apakah itu online atau off-line. Niat awal sekedar cuci mata, lihat-lihat model baru. Kalau pun butuhnya sih, cuma sehelai kerudung warna putih untuk kado tetangga pergi umrah tetangga.
Sesampai di toko, wah, ada gamis baru, anggun banget, warnanya biru muda, bahannya aluuus lagi sehingga terlihat wah gituuu. Langsung inget punya tas biru yang masih kesimpen aja di lemari, gegara nggak punya baju yang matching (haaachiiing, afwan flu mendadak π€§). Ya udah kebelilah itu gamis.
Begitu hampir sampai di pintu keluar, mba-mba pramuniaga ramah nawarin bros yang juga bermata aquamarine, dengan sedikit tebaran manik hijau turquis. Cantiiik banget, kalau ga sekalian takut disambar orang, tinggal satu-satunya kata si mba. π±
Walhasil, semua terbeli, kecuali si kerudung putih. π₯
ππ π
Planning & Prioritizing
Satu kata yang penting disini adalah : Perencanaan & Penentuan prioritas
Ibarat kata anak Antum mau pergi sekolah atau Antum pergi bekerja tiap pagi. Pasti perlu direncanakan. Pe ernya yang mana, seragamnya apa, buku pelajarannya yang mana, sepatunya warna apa, tasnya yang mana, sarapannya apa, nanti yang jemput siapa, dan seterusnya.
Jika enggak begitu, bisa-bisa Jaka Sembung bawa tampah, ga nyambung lah yah.... Hari Jumat masa baju merah putih? Tanggal merah kok sekolah? Rajin apa ngelindur?
Ane ingat pernah dengerin nasihatnya Kang Dewa, suhu jualan ituh. Umur 23 kalau ga salah....beliau udah nulis yang namanya rencana tahunan. Bukan setahun dua tahun lho ya, tapi sekian tahun kedepan. Semacam repelita gitu deh.....Kang Dewa nulisin apa yang ingin beliau capai dan kapan, jadi menurut skala prioritas.
Coba lihat yang berikut:
1. Target omset tahun ini, 5 tahunan, 10 tahunan, dst.
2. Punya rumah tahun ....
3. Menikah tahun .....
4. Mau umrah tahun .....
5. Punya Billionaire Store tahun ....
6. Lanjutin sob.....
βοΈβοΈβοΈ
Strong Why
Satu hal yang paling didengung-dengungkan oleh para pebisnis keren dan para motivator adalah milikilah Strong Why, alasan kuat yang mendasari hal yang ingin Antum capai. Jika alasan tersebut kurang kuat, dan ini juga terkait dengan nilai yang terkandung dalam alasan tersebut, maka Antum akan menjalaninya dengan setengah-setengah, separuh hati. Hasilnya? Separuh hati juga, ala kadarnya.
Contoh sederhananya begini:
Ada orang yang berdoa' : "Ya Allah beri hamba uang 100 Milyar." Jika dia nggak tau uangnya mau diapain kira-kira diberi enggak? Jika dia cuma mau foya-foya aja sama uangnya, kira-kira Allah kasih nggak? Kalau dia bilang "Ya Allah hamba mau bikin rumah yang ada panti asuhan full board buat anak-anak yatim berikut rumah tahfidznya," kira-kira bagaimana?
πππ
Jadi sebelum melangkah, jawablah pertanyaan berikut ini:
MENGAPA ANTUM INGIN PUNYA RUMAH?
MENGAPA ANTUM INGIN PUNYA RUMAH DIBAWAH UMUR 30-AN?
Ada yang mau jawab?
Silahkan dikomen saja.
Semoga bermanfaat.
Ψ¨Ψ§Ψ±Ω Ψ§ΩΩΩ ΩΩΩ
http://www.rumahtanparibajogja.com/
CS : bit.ly/Cs2TamanDarussalamJogja