Grace hope centre A/G Johor bahru

Grace hope centre A/G Johor bahru Grace hope centre A/G ibadah umum setiap hari minggu jam 10 pagi sampai 12 siang . Doa bersama setiap jumat jam 8.30 mlm

kenangan Natal December 2025
16/04/2026

kenangan Natal December 2025

Perayaan Natal bersama di Farm fresh mawai kota tinggi 18/12/2025
16/04/2026

Perayaan Natal bersama di Farm fresh mawai kota tinggi 18/12/2025

pelayanan di cavalry sungai udang melaka 12/12/25
16/04/2026

pelayanan di cavalry sungai udang melaka
12/12/25

17/11/2024

Roma 11:25-36 (TB) Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk.
Dengan jalan demikian seluruh Israel akan diselamatkan, seperti ada tertulis: "Dari Sion akan datang Penebus, Ia akan menyingkirkan segala kefasikan dari pada Yakub.
Dan inilah perjanjian-Ku dengan mereka, apabila Aku menghapuskan dosa mereka."
Mengenai Injil mereka adalah seteru Allah oleh karena kamu, tetapi mengenai pilihan mereka adalah kekasih Allah oleh karena nenek moyang.
Sebab Allah tidak menyesali kasih karunia dan panggilan-Nya.
Sebab sama seperti kamu dahulu tidak taat kepada Allah, tetapi sekarang beroleh kemurahan oleh ketidaktaatan mereka,
demikian juga mereka sekarang tidak taat, supaya oleh kemurahan yang telah kamu peroleh, mereka juga akan beroleh kemurahan.
Sebab Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan, supaya Ia dapat menunjukkan kemurahan-Nya atas mereka semua.
O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya!
Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya?
Atau siapakah yang pernah memberikan sesuatu kepada-Nya, sehingga Ia harus menggantikannya?
Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!

Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk. Dengan jalan demikian seluruh Israel akan diselamatkan, seperti ada tertulis: "Dari Si...

Santapan HarianSenin, 18/11/24https://www.sabda.org/publikasi/e-sh/print/?edisi=20241118Allah yang Menakjubkan Roma 11:2...
17/11/2024

Santapan Harian
Senin, 18/11/24
https://www.sabda.org/publikasi/e-sh/print/?edisi=20241118

Allah yang Menakjubkan
Roma 11:25-36

Sambil membaca dan merenungkan perikop ini, marilah kita mengingat kembali bagaimana Tuhan menuntun hidup kita sampai hari ini.

Menakjubkan! Itulah kata yang dapat mewakili cara penyelamatan Allah bagi kita. Paulus mengingatkan jemaat di Roma agar mereka tidak menganggap diri mereka pandai. Keselamatan yang mereka terima pada mulanya merupakan milik Israel, yang karena penolakan dan kekerasan hati mereka, diberikan Allah kepada bangsa-bangsa lain (25). Pada waktunya, Israel, yang adalah kekasih Allah, akan menyerah atas dosa dan beroleh kemurahan Allah (26-29). Jadi, baik orang non-Yahudi maupun orang Yahudi sama-sama tidak taat, menerima belas kasihan dari Allah, dan diselamatkan oleh-Nya (30-32).

Menakjubkan! Hal ini juga nyata dalam hikmat dan keputusan-Nya, yang tak terselami dan tak tertandingi oleh apa pun dan siapa pun (33-35). Akhirnya, Paulus menyerukan doksologi bahwa Allah adalah pemilik segala sesuatu yang layak menerima hormat dan kemuliaan (36).

Firman Tuhan mengajar kita bahwa cara Allah sangat ajaib dan menakjubkan, sehingga tak ada tempat sedikit pun bagi kita untuk menganggap diri pandai. Jika kita jujur, siapakah di antara kita yang mengerti cara Allah untuk menyelamatkan orang-orang pilihan-Nya? Kita yang tadinya tegar tengkuk, tidak taat, dan jauh dari jalan Tuhan secara menakjubkan diubahkan dan dituntun untuk menemukan keagungan-Nya. Kita semua memiliki pengalaman pribadi yang berharga ketika menempuh jalan Tuhan. Sungguh menakjubkan kasih-Nya!

Kita patut bersyukur karena Tuhan mencintai kita dan setapak demi setapak menyatakan rencana-Nya untuk hidup kita. Apa yang akan terjadi dalam langkah hidup selanjutnya, kita tidak pernah tahu, tetapi Dia sang pemilik hidup memiliki jalan yang tak terselami untuk menuntun kita ke dalam hidup kekal.

Bersyukurlah dan pujilah Tuhan karena Ia selalu punya cara yang menakjubkan untuk menuntun umat-Nya menjalani setiap proses kehidupan dan menyelamatkan mereka. [MKD]

Sambil membaca dan merenungkan perikop ini, marilah kita mengingat kembali bagaimana Tuhan menuntun hidup kita sampai hari ini.

16/11/2024

Roma 11:1-10 (TB) Maka aku bertanya: Adakah Allah mungkin telah menolak umat-Nya? Sekali-kali tidak! Karena aku sendiri pun orang Israel, dari keturunan Abraham, dari suku Benyamin.
Allah tidak menolak umat-Nya yang dipilih-Nya. Ataukah kamu tidak tahu, apa yang dikatakan Kitab Suci tentang Elia, waktu ia mengadukan Israel kepada Allah:
"Tuhan, nabi-nabi-Mu telah mereka bunuh, mezbah-mezbah-Mu telah mereka runtuhkan; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup dan mereka ingin mencabut nyawaku."
Tetapi bagaimanakah firman Allah kepadanya? "Aku masih meninggalkan tujuh ribu orang bagi-Ku, yang tidak pernah sujud menyembah Baal."
Demikian juga pada waktu ini ada tinggal suatu sisa, menurut pilihan kasih karunia.
Tetapi jika hal itu terjadi karena kasih karunia, maka bukan lagi karena perbuatan, sebab jika tidak demikian, maka kasih karunia itu bukan lagi kasih karunia.
Jadi bagaimana? Israel tidak memperoleh apa yang dikejarnya, tetapi orang-orang yang terpilih telah memperolehnya. Dan orang-orang yang lain telah tegar hatinya,
seperti ada tertulis: "Allah membuat mereka tidur nyenyak, memberikan mata untuk tidak melihat dan telinga untuk tidak mendengar, sampai kepada hari sekarang ini."
Dan Daud berkata: "Biarlah jamuan mereka menjadi jerat dan perangkap, penyesatan dan pembalasan bagi mereka.
Dan biarlah mata mereka menjadi gelap, sehingga mereka tidak melihat, dan buatlah punggung mereka terus-menerus membungkuk."

Roma 8:18-30 (TB) Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.
Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan.
Karena seluruh makhluk telah ditaklukkan kepada kesia-siaan, bukan oleh kehendaknya sendiri, tetapi oleh kehendak Dia, yang telah menaklukkannya,
tetapi dalam pengharapan, karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah.
Sebab kita tahu, bahwa sampai sekarang segala makhluk sama-sama mengeluh dan sama-sama merasa sakit bersalin.
Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga mengeluh dalam hati kita sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu pembebasan tubuh kita.
Sebab kita diselamatkan dalam pengharapan. Tetapi pengharapan yang dilihat, bukan pengharapan lagi; sebab bagaimana orang masih mengharapkan apa yang dilihatnya?
Tetapi jika kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun.
Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.
Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.
Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.

Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita. Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan. Karena seluruh makhluk telah ditaklukkan kepada kesia-siaan, bukan oleh kehendaknya....

Santapan HarianSabtu, 16/11/24https://www.sabda.org/publikasi/e-sh/print/?edisi=20241116Bukan Ditolak, tetapi Dipilih Ro...
16/11/2024

Santapan Harian
Sabtu, 16/11/24
https://www.sabda.org/publikasi/e-sh/print/?edisi=20241116

Bukan Ditolak, tetapi Dipilih
Roma 11:1-10

Setiap orang takut ditolak. Penolakan adalah hal yang menyakitkan, terlebih lagi jika awalnya kita adalah orang pilihan. Isu inilah yang Paulus pertanyakan. Mungkinkah Allah telah menolak umat-Nya? Jawabannya adalah tidak!

Paulus menyatakan bahwa Allah tidak membuang umat yang dipilih-Nya (1, 2). Beberapa bukti menguatkan pernyataan ini. Pertama, Paulus sendiri adalah bagian dari orang Israel (1). Kedua, pada zaman Elia di tengah nabi-nabi yang memberontak, Allah meninggalkan tujuh ribu orang bagi-Nya (2-4). Maka, Paulus dapat menegaskan bahwa pada saat itu pun Allah meninggalkan suatu sisa, yang adalah pilihan berdasarkan anugerah-Nya (5). Itulah kita, orang percaya.

Kita dipilih bukan karena kekuatan dan kehebatan kita, melainkan semata-mata karena kemurahan-Nya. Sekuat apa pun kita mengejarnya, kita tidak akan berhasil. Namun, jika kita adalah pilihan-Nya, tanpa mengejar pun kita akan memperolehnya (6-7).

Sebagai orang percaya yang telah dipilih, kita tidak perlu banyak bertanya tentang apakah si A atau si B juga dipilih, atau tidak. Kita juga tak berhak untuk menilai atau menghakimi apa yang dilakukan oleh sesama kita. Jika kita mengimani bahwa diri kita adalah orang yang dipilih, bagian kita adalah mensyukuri dan menghidupinya.

Siapakah kita sehingga dari begitu banyak pilihan, Allah memilih kita menjadi milik-Nya? Siapakah kita sehingga meski berkali-kali kita terjatuh dalam dosa, Allah tetap memberi kesempatan kepada kita untuk kembali kepada-Nya? Siapakah kita sehingga dari banyaknya keterbatasan dan kelemahan kita, Allah mau menjadikan kita sebagai umat-Nya?

Hari ini kita diingatkan bahwa kita adalah orang pilihan, bukan orang buangan yang ditolak, apalagi dilupakan. Karena itu, hiduplah sebagai orang-orang pilihan. Berpikirlah, berbicaralah, dan berlakulah seperti orang pilihan! Kita memang tidak dipilih karena perbuatan, tetapi bukan berarti kita boleh bersikap semena-mena. Perbuatan kita harus menunjukkan bahwa kita benar-benar orang pilihan Allah.

Banyak hal bisa kita kerjakan untuk menyatakan kebenaran Allah, kerjakanlah secara maksimal! [RBM]

Baca Gali Alkitab 7

Roma 8:18-30

Seseorang dapat bertahan di tengah situasi sulit jika ia yakin bahwa ia akan mendapat upah yang besar pada suatu hari nanti. Seorang karyawan bekerja dengan giat dan berusaha menjaga emosi agar ia mendapat kenaikan pangkat. Seorang perantau rela berhemat dan makan seadanya untuk membeli rumah baru bagi keluarganya.

Jika upah berupa uang atau harta dapat membuat orang berjuang sedemikian rupa, terlebih lagi upah yang kekal, yaitu keselamatan dan kemuliaan di dalam Allah.

Apa saja yang Anda baca?
1. Apakah penderitaan dan kemuliaan dapat dibandingkan? (18)
2. Apa yang dinantikan oleh seluruh makhluk dan mengapa? Apa yang akan dialami oleh makhluk itu? (19-21)
3. Siapa saja yang mengeluh? Apa yang kita nantikan? (22-23)
4. Dalam pengharapan seperti apa kita diselamatkan? (24-25)
5. Apa yang Roh lakukan bagi kita? (26-27)
6. Apa yang kita ketahui sekarang? Mengapa kita dapat mengetahui hal itu secara pasti? (28-30)

Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?
1. Seberapa besar penderitaan yang harus dihadapi oleh orang percaya? Mengapa iman Kristen patut dipertahankan di tengah kesulitan sekalipun?
2. Di dalam segala perjuangan kita, apa yang sesungguhnya sedang kita nanti-nantikan di dalam hati kita?
3. Akankah penderitaan di dunia ini berakhir? Apa yang akan kita terima jika kita terus berharap di dalam Tuhan?

Apa respons Anda?
1. Apa tekad yang akan Anda buat supaya Anda tetap beriman kepada Tuhan?
2. Bagaimana Anda akan menguatkan saudara seiman Anda yang sedang mengalami pergumulan atau masalah hidup?

Pokok Doa:
Mohon penyertaan Tuhan agar Ia terus menghibur dan menguatkan hati kita di tengah segala keadaan.

Setiap orang takut ditolak. Penolakan adalah hal yang menyakitkan, terlebih lagi jika awalnya kita adalah orang pilihan. Isu inilah yang Paulus pertanyakan. Mungkinkah Allah telah menolak umat-Nya? Jawabannya adalah tidak!

Ibadah kita pada hari minggu tgl 10/11/24 bersama pengkhotbah undangan yaitu Ps San chong .
15/11/2024

Ibadah kita pada hari minggu tgl 10/11/24 bersama pengkhotbah undangan yaitu Ps San chong .

15/11/2024

Roma 10:16-21 (TB) Tetapi tidak semua orang telah menerima kabar baik itu. Yesaya sendiri berkata: "Tuhan, siapakah yang percaya kepada pemberitaan kami?"
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.
Tetapi aku bertanya: Adakah mereka tidak mendengarnya? Memang mereka telah mendengarnya: "Suara mereka sampai ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi."
Tetapi aku bertanya: Adakah Israel menanggapnya? Pertama-tama Musa berkata: "Aku menjadikan kamu cemburu terhadap orang-orang yang bukan umat dan membangkitkan amarahmu terhadap bangsa yang bebal."
Dan dengan berani Yesaya mengatakan: "Aku telah berkenan ditemukan mereka yang tidak mencari Aku, Aku telah menampakkan diri kepada mereka yang tidak menanyakan Aku."
Tetapi tentang Israel ia berkata: "Sepanjang hari Aku telah mengulurkan tangan-Ku kepada bangsa yang tidak taat dan yang membantah."

Yakobus 1:22 (TB) Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.

Address

Johor Bahru

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Grace hope centre A/G Johor bahru posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category